6QzAWNxu9vUZqZPudZXN62uj7V3RGVqOpo1M316P
Bookmark

Renungan Hari Ini, Kasih Yang Tak Menuntut Balasan

Renungan Hari Ini, Kasih Yang Tak Menuntut Balasan
Renungan Hari Ini, sumber: canva

Sadutu-sabhori.com - Siapkan hati untuk menikmati berkat Tuhan dalam renungan rohani Kristen yang bisa menuntun hidup kita. Kiranya Roh Kudus menolong kita semua dalam mengerti renungan hari ini tentang "Kasih Yang Tak Menuntut Balasan", sehingga Firman Tuhan yang kita baca menjadi berkat dalam hari-hari hidup kita senantiasa.

Renungan hari ini : 1 Korintus 15 : 10

Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.

Allah mengasihi kita dengan kasih karunia-Nya yang ajaib supaya kita sebagai penerima kasih karunia itu jangan memalingkan perhatian atau wajah kita dari tujuan Tuhan demi menyelamatkan sesama kita dengan menyalurkan Firman itu sampai Kebenaran bersinar terang.

Arti Kasih Yang Tak Menuntut Balasan

Berbicara mengenai kasih, banyak orang pasti berkata mereka memiliki kasih. Namun kasih yang dimiliki manusia adalah kasih yang menuntut balasan atau timbal balik. Manusia sulit berbuat kasih tanpa pamri.

Berbeda dengan Allah, tentu hal ini bukanlah seperti kasih yang dimiliki oleh manusia. Allah memiliki kasih yang sempurna, sehingga dengan kasih yang begitu besar, Ia rela datang ke dunia melalui Yesus Kristus yang menderita demi menyelamatkan orang berdosa. Itulah kasih yang tak menuntut balasan.

Jika Allah tidak memberikan kasih karunia, maka hidup kita bukan siapa-siapa dan tidak mungkin kita ada seperti saat ini. Hal yang sama diakui oleh Rasul Paulus dalam bacaan diatas, bahwa dirinya ada karena Kasih Karunia Allah.

Dengan kata lain: Jika tidak ada Kasih Karunia, maka tidak mungkin ada berkat, dan jika tidak ada Kasih Karunia, bagaimana kita bisa menjadi "saluran berkat" bagi sesama.

Jangan menyia-nyiakan Kasih Karunia Allah yang telah kita terima, tetapi jadilah berkat bagi orang lain dengan apa yang ada pada kita. Apapun yang kita perbuat bagi orang lain, lakukanlah itu seperti untuk Tuhan. Sebagaimana kita telah menerima Anugerah dari Allah secara cuma-cuma.

Mengapa ada orang merasa tidak menerima Kasih Karunia Allah ?

Hal itu tergantung bagaimana kita menyadarinya, karena semua orang telah menerima Kasih Karunia namun ada yang menyia-nyiakan. Sehingga untuk bisa menikmati kasih karunia Tuhan, maka janganlah keraskan hati dan takutlah akan Tuhan. Kasih karunia Allah akan melimpah dalam hidup kita.

Selamat beraktifitas dan tetap Sukses. Tuhan Yesus Memberkati.

Baca juga bacaan tentang : Kasih Yang Tidak Biasa

Oleh : Pdt. APOLOS NDUN LOSANA Jemaat "GLORIA" LOMBO

Jika anda diberkati dengan artikel ini, silahkan bagikan melalui whatsapp, telegram, facebook, twitter dan media sosial lainnya kepada orang-orang yang anda kasihi agar mereka juga diberkati dan mendapat inspirasi baru. Tekan pada Tombol Subscribe dibawah ini untuk mendapatkan update terbaru dari Blog Ini. Terimakasih
Posting Komentar

Posting Komentar

Tuliskan Komentar anda disisni !